MENINGKATAN KEMAMPUAN GURU MENGGUNAKAN INSTRUMEN PENILAIAN KELAS UNJUK KERJA MELALUI PEMBINAAN KERJA KELOMPOK DI xxx xxx KABUPATEN xxxx SEMESTER GANJIL TAHUN xxxxxxxx

 

BAB I

 

PENDAHULUAN

 

A.    Latar Belakang Masalah

Hasil supervisi  Komponen Penilaian Berbasis Kelas yang dilakukan oleh kepala sekolah terhadap guru  xxxxxxmenunjukkan bahwa (1) sebagian besar guru  (80%) tidak memiliki format Pemetaan aspek penilaian, artinya guru-guru  xxx tidak membuat rancangan penilaian dalam pembelajarannya, (2) Sebagian besar guru (90%) tidak memiliki format analisis  KTSP (tidak menganalisis SK, KD, indikator, materi ajar, sumber belajar, dan penilaian), (3) Sebagian Guru xxxx (86%) menuliskan  bentuk instrumen penilaian dan contoh instrumen dalam Silabus dan RPP, tetapi tidak diimplementasikan pada saat pembelajaran, (4) Sebagian besar guru  (82%) kemampuan untuk menyusun instrumen , rubrik , lembar observasi  penilaian unjuk kerja masih rendah, (5) sebagian guru (84%) yang melaksanakan penilaian unjuk kerja belum memahami bagaimana mengolah instrumen  penilaian unjuk kerja dari skor menjadi suatu nilai, dan (6) Sebagian besar guru (80%) dalam melaksanakan penilaian ulangan harian hanya terfokus pada penilaian ranah kognitif yaitu dengan melaksanakan tes tertulis dengan bentuk insrumen uraian dan pilihan ganda, sebagian besar guru (89%) tidak melaksanakan penilaian dengan menggunakan instrumen / lembar observasi yang berupa penilaian unjuk kerja.

Berbagai kegiatan yang telah dilakukan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga  Kabupaten XXXX untuk meningkatkan profesionalisme guru-guru  antara lain, melalui kegiatan (1) Musyawarah Guru Mata Pelajaran MGMP bagi guru-guru xxx, tingkat Kabupaten, kecamatan dan tingkat sekolah, (2) Seminar, Workhsop, Lokakarya, FGD pembelajaran, (3) Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) yang dilaksanakan / program BOOM / Diklat berkaitan dengan Authentic assessment, Namun demikian belum mampu meningkatkan profesionalisme guru-guru xxx, lebih khusus lagi belum mampu meningkatkan kemampuan guru-guru dalam melaksanakan  lembar observasi penilaian unjuk kerja.

Demikian pula berbagai kegiatan yang telah dilakukan kepala sekolah sebagai  peneliti untuk meningkatkan kemampuan guruxxx XXXXXXXXX  dalam menggunakan Instrumen Penilaian Kelas melalui pembinaan secara langsung pada saat supervisi kunjungan kelas, dan (2) pembinaan secara langsung pada saat tandatanagan perangkat pembelajaran oleh kepala sekolah  dengan menggunakan waktu jam istirahat. Dengan berbagai upaya yang dilakukan namun kemampuan guru xxx belum mampu ditingkatkan. Hal ini disebabkan karena pada struktur program pelatihan yang disusun pada setiap kegiatan baik oleh dinas pendidikan maupun dari pelatihan tkt propinsi, masih didominasi oleh kegiatan menyusun administrasi perangkat pembelajaran guru dan hanya sedikit kegiatan yang membimbing guru dalam mengembangkan mutu penilaian berbasis kelas, lebih khusus lagi kemampuan guru dalam menyusun dan menggunakan instrumen performance Penilaian Unujk Kerja   Pembinaan Kerja Kelompok  Guru xxx xxxxx merupakan alternatif penyelesaian permasalahan yang paling sederhana dan mungkin dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan guru xxxxxx dalam menyusun dan menggunakan instrumen penilalan berbasis kelas , dengan asumsi bahwa peningkatan mutu pembelajaran dan  penilaian dapat dicapai melalui peningkatan mutu sumber daya guru, walaupun diakui bahwa komponen-komponen lain turut memberikan kontribusi dalam peningkatan mutu pembelajaran/mutu penilaian

Alasan mengapa pembinaan dalam kelompok kerja guru dipakai sebagai alternatif peningkatan kemampuan guru xxx xxxx dalam menyusun dan menggunakan instrumen penilaian berbasis kelas, yakni (1) Untuk menghasilkan sesuatu produk atau hasil, hendaknya bukan teoritis yang diharapkan tetapi hasil perbuatan atau produk , instrumen penilaian penialain berbasis kelas (2) Kepala  sekolah (peneliti) dalam melakukan pembinaan lebih fokus , pembinaan tidak komprehensif tentang Penilaian berbasis kelas dengan  tujuh teknik penilaian, tetapi terfokus hanya pada salah satu teknik penilaian unjuk kerja (performance) yang sebagian besar guru-guru xxxxxx jarang melaksanakannya, (3) Kepela  sekolah selaku peneliti dalam melakukan pembinaan membagi  atas beberapa kelompok kerja berdasarkan mata pelajaran  dan keahlian Guruxxx xxxx semester 1, dan (4) Pembinaan secara individual dan kelompok praktis dilaksanakan dengan adanya pembinaan dalam Kerja Kelompok, artinya /bahan ajar tidak disampaikan hanya sekedar secara teoritis, tetapi berbuat , melakukan sehingga menghasilkan produk yang sesuai dengan karakteritik mata pelajaran dan keahlian di xxxxxx

Berdasarkan latar belakang di atas, maka peneliti berkeinginan membantu guru-guru  untuk meningkatkan kemampuan  dalam menggunakan instrumen penilaian berbasis kelas dan lebih khusus Penilaian Unjuk Kerja  dalam pembelajaran melalui Pembinaan kerja Kelompok.

  1. B.     Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang tersebut di atas, maka yang menjadi permasalahan dalam penelitian Tindakan Sekolah  adalah Bagaimanakah meningkatkan kemampuan guruxx xxxx dalam menggunakan instrumen penilaian berbasis kelas dan lebih fokus pada instrumen penilaian unjuk kerja   melalui diskusi kelompok?.

  1. C.    Tujuan dan Manfaat Penelitian
  1. 1.  Tujuan Penelitian

Penelitian Tindakan Sekolah  ini bertujuan untuk menegtahui peningkatan kemampuan guru xxx xxxx kabupaten xxxx dalam menggunakan  penilaian berbasis kelas khususnya penilaian unjuk kerja  melalui Kerja Kelompok.

  1. 2.      Manfaat Penelitian
  1. Bagi Guru : memiliki kemampuan dalam menyusun dan melaksanakan instrumen penilaian unjuk kerja sesuai dengan KD dan indikator yang telah ditetapkan, sehingga dapat meningkatkan  mutu pembelajaran dan  penilaian yang dilaksanakan.
  2. Bagi Kepala sekolah ( peneliti): dapat memberikan kesempatan dalam menerapkan pola-pola atau teknik-teknik pembinaan, dan pada akhirnya meningkatkan profesionalisme kepala sekolah sehingga dapat meningkatkan mutu penilaian yang dilaksanakan oleh guru-guru xxxx xxx  sekaligus dapat meningkatkan mutu pembelajaran (mutu proses dan mutu hasil belajar).
  3. Bagi Sekolah : dengan dilaksanakannya PTS ini, sekolah dapat  menyiapkan instrumen penilaian unjuk kerja  sehingga guru-guru xxxxxxxxdalam melaksanakan pembelajaran dapat menggunakan penilaian unjuk kerja yang formatnya telah disiapkan oleh sekolah.

====================================dstrnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s